Semangat dan Ukhuwah Warnai Mukhoyyam (Super Camp) Siswi Ar-Rohmah IIBS Bogor

SMP-SMA Ar-Rohmah International Islamic Boarding School (IIBS) Bogor sukses menggelar kegiatan Mukhoyyam (Super Camp) bertema United Muslimah Movement for Akhlaq Centered Heritage di Puncak Halimun Camp, Bogor pada Kamis–Jumat, 21–22 Mei 2026. Acara dibuka dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh Ustaz Marzan Safrudin, S.Pd.I., M.Pd. “Tujuan acara Super Camp ini adalah melatih jiwa kepemimpinan para santri. Meskipun seorang muslimah, mereka tetap harus memiliki jiwa kepemimpinan yang baik karena suatu hari akan menjadi seorang ibu, istri, sekaligus pemimpin di masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membentuk jasadiah yang kuat serta mempererat ukhuwah antara santri SMP dan SMA maupun antara santri dengan para ustadzah. Harapannya, setelah kembali ke sekolah dan asrama, tumbuh rasa persaudaraan yang semakin erat,” ucap seksi acara, Ustadzah Erik Murdiana, S.Pd.I. Gr. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, berbagai kegiatan seru dan edukatif pun dilaksanakan selama Super Camp berlangsung. Pada hari pertama, para santri mengikuti perlombaan menghias tenda (pioneering), smart cooking, dan LKBB. Merekka juga mengikuti berbagai kegiatan ruhiyah, seperti tilawah dan ibadah berjamaah yang semakin memperkuat nilai spiritual selama acara berlangsung. Menjelang malam api unggun, hujan deras disertai petir sempat mengguyur area perkemahan sehingga beberapa tenda santri mengalami kebanjiran. Kondisi tersebut membuat para santri panik karena harus bertahan di tengah cuaca yang kurang bersahabat. Akibat cuaca ekstrem tersebut, acara api unggun sempat tertunda. Namun, setelah hujan reda, kegiatan api unggun akhirnya tetap terlaksana dan berlangsung hangat serta penuh kebersamaan. Para santri juga terlihat saling membantu satu sama lain sehingga suasana ukhuwah dan kekompakan semakin terasa. Suasana semakin menantang pada hari kedua ketika peserta mengikuti kegiatan tracking. Dalam kegiatan tracking tersebut, para peserta juga mengikuti beberapa lomba tambahan, seperti morse dan semaphore yang bertujuan untuk melatih konsentrasi, komunikasi, serta kerja sama antartim. Setelah tracking selesai, seluruh peserta kembali ke area perkemahan untuk packing sebelum mengikuti penutupan acara yang diakhiri dengan doa bersama dan pengumuman awarding. Pada sesi awarding, juara umum 1 diraih oleh Fiah 2, juara umum 2 diraih oleh Fiah 4, dan juara umum 3 diraih oleh Fiah 7. Salah satu perwakilan anggota Fiah 2, Arindayu Malika Fadayen, mengungkapkan kesan-kesannya selama mengikuti Super Camp, “Kesannya seru, dua hari satu malam itu sedikit banget. Meskipun sempat trauma dan panik karena hujan badai terus banjir kayak tsunami. Namun, rasanya tetap senang, apalagi melalui acara ini kita bisa melatih kedisiplinan dan kemandirian,” ujarnya. Melalui berbagai pengalaman tersebut, Super Camp tidak hanya menjadi ajang berkemah, tetapi juga sarana pembentukan karakter, kemandirian, dan ukhuwah Islamiyah bagi para santri. (Eneng Anita Unarsih)
Parade Tasmi’ Akbar 2026: Meneguhkan Cinta Santri kepada Kalamullah

Parade Tasmi’ Akbar 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan istimewa yang diselenggarakan oleh Ar Rohmah Bogor sebagai upaya menumbuhkan semangat santri dalam mencintai dan mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, Kalamullah. Melalui kegiatan ini, para santri melafalkan ayat demi ayat dan mengulang lembar demi lembar hafalan hingga tumbuh keyakinan bahwa Allah telah menitipkan ayat-ayat-Nya tersimpan rapi di dalam dada mereka. Kegiatan ini diikuti oleh santri dari berbagai jenjang yang telah memenuhi standar kualitas hafalan dan memperoleh rekomendasi dari ustadzah pengampu tahfidz masing-masing. Dari total 27 pendaftar, dilakukan serangkaian seleksi hingga akhirnya terpilih 24 peserta terbaik. Parade Tasmi’ dibagi menjadi beberapa kategori hafalan, yaitu kategori 3 juz, 5 juz, 10 juz, dan 15 juz. Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak awal tahun 2026, diawali dengan pendaftaran pada 1–7 Januari 2026, kemudian dilanjutkan dengan seleksi peserta pada 19–23 Januari 2026. Para peserta selanjutnya menjalani masa murojaah dan i’dad atau persiapan pada 29 Februari hingga 19 April 2026. Ujian Tasmi’ sekali duduk dilaksanakan pada 19 dan 26 April 2026, sebelum akhirnya ditutup dengan seremonial akbar pada 1 Mei 2026 di Aula Utama Gedung Kesekretariatan Ar Rohmah Bogor. Adapun pelaksanaan tasmi’ berlangsung di area asrama. Parade Tasmi’ Akbar 2026 berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan dihadiri oleh Syaikh Abdul Aziz Al Arekky dari Riyadh. Acara dimulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIB, diawali dengan sambutan Direktur Pendidikan Ar Rohmah Bogor, Ustadz Marzan Safrudin, S.Pd.I., M.Pd., S.BA., C.M.BA. Selanjutnya, Syaikh Abdul Aziz Al Arekky menyampaikan motivasi tentang keutamaan para penghafal Al-Qur’an di akhirat. Beliau menjelaskan bahwa kedua orang tua seorang hafidz Al-Qur’an kelak akan dipakaikan mahkota dan jubah kemuliaan sebagai bentuk penghormatan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Penyampaian tausiyah dilakukan dalam bahasa Arab dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penerjemah. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Kepesantrenan Putri, Ustadzah Maya Taurusyya Dewinta, S.Pd., Gr., mengenai proses dan laporan pelaksanaan Tasmi’ Akbar. Setelah itu, seluruh peserta membacakan tasmi’ 1 juz yang disimak langsung oleh kedua orang tua serta ustadzah penguji. Pada sesi berikutnya, seluruh peserta dipanggil ke atas panggung untuk menerima sertifikat yang diserahkan langsung oleh Syaikh Abdul Aziz Al Arekky. Adapun peserta terbaik pada masing-masing kategori adalah: Kategori 3 juz: Arindayu Maleeka Fadayen Kategori 5 juz: Intan Ilmia Kategori 10 juz: Latifah Izzatus Sa’diyah Kategori 15 juz: Abdiza Eka Febrina Sebagai penutup, seluruh peserta tasmi’ maju ke atas panggung dan menyanyikan lagu Aku Ingin Jadi Hafidz Qur’an. Setelah itu, mereka mempersembahkan rangkaian bunga mawar kepada kedua orang tua masing-masing. Suasana haru pun menyelimuti ruangan. Rasa bangga, bahagia, dan syukur berpadu bersama air mata yang turut menetes dari wajah para orang tua dan hadirin. Parade Tasmi’ Akbar 2026 bukan sekadar ajang memperdengarkan hafalan, melainkan momentum untuk meneguhkan tekad dalam menjaga Kalamullah sepanjang kehidupan. (Bilqis)
Menumbuhkan Karya, Karakter, dan Kompetensi Global Siswa

Bogor — Suasana penuh semangat dan kreativitas terasa kental di lingkungan Ar Rohmah Bogor Islamic International Boarding School (IIBS) saat berlangsungnya kegiatan Project Based Learning (PjBL) Exhibition. Kegiatan ini menjadi salah satu momen penting dalam kalender akademik sekolah, yang tidak hanya menampilkan hasil belajar siswa, tetapi juga mencerminkan proses panjang pembelajaran yang bermakna dan kontekstual. PjBL Exhibition merupakan ajang pameran karya siswa yang dirancang sebagai implementasi nyata dari pendekatan pembelajaran berbasis proyek. Dalam kegiatan ini, para siswa dari berbagai jenjang menampilkan hasil eksplorasi mereka dalam beragam bidang, mulai dari sains dan teknologi, sosial humaniora, hingga kewirausahaan. Setiap proyek yang dipresentasikan merupakan hasil dari proses riset, diskusi kelompok, eksperimen, hingga refleksi yang dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa putra Ar Rohmah Bogor IIBS dengan dukungan penuh dari para guru, pembimbing, serta jajaran pimpinan sekolah. Berbagai stan pameran disusun secara menarik dan interaktif, memberikan kesempatan kepada pengunjung—baik dari kalangan internal sekolah maupun tamu undangan—untuk melihat langsung karya siswa sekaligus berdialog dengan para kreatornya. Melalui interaksi tersebut, siswa dilatih untuk mengomunikasikan ide, menjelaskan proses kerja, serta mempertanggungjawabkan hasil proyek yang telah mereka buat. Pelaksanaan PjBL Exhibition bertempat di area kampus Ar Rohmah Bogor IIBS, yang disulap menjadi ruang pamer edukatif dan inspiratif. Setiap sudut dipenuhi dengan karya inovatif yang tidak hanya menunjukkan penguasaan materi, tetapi juga kemampuan siswa dalam mengaitkan ilmu dengan permasalahan nyata di kehidupan sehari-hari. Hal ini menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di Ar Rohmah tidak berhenti pada teori, tetapi berlanjut pada praktik dan penerapan nyata. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan berbagai kompetensi abad ke-21 pada diri siswa, seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Selain itu, PjBL Exhibition juga menjadi sarana untuk membangun rasa percaya diri dan tanggung jawab siswa terhadap hasil kerja mereka. Dengan mempresentasikan proyek secara langsung, siswa belajar untuk lebih mandiri, terbuka terhadap masukan, serta mampu melihat peluang pengembangan dari karya yang telah dihasilkan. View Post(opens in a new tab) Dalam sambutannya, Ustadz Wahyu Risdhyan Ari, S.Pd., M.Si. selaku Kepala Akademik Putra Ar Rohmah Bogor IIBS, menegaskan, “bahwa pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari nilai akademik semata, tetapi juga dari sejauh mana siswa mampu mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari dalam kehidupan nyata. Oleh karena itu, Project Exhibition ini menjadi momentum penting dalam membentuk karakter pembelajar yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing global, namun tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.” Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi budaya belajar di lingkungan sekolah, di mana siswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga pencipta solusi. Dengan pendekatan ini, siswa didorong untuk lebih aktif, eksploratif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Melalui PjBL Exhibition, Ar Rohmah Bogor IIBS kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang holistik dan relevan dengan perkembangan zaman. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk karya, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan kompetensi siswa sebagai generasi masa depan yang siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengembangkan potensi diri secara optimal. PjBL Exhibition bukan sekadar pameran, melainkan sebuah proses pembelajaran yang hidup—yang membekas, menginspirasi, dan memberikan makna mendalam bagi seluruh pihak yang terlibat.
Ramadhan Ceria 1447 H: Menumbuhkan Cinta Ibadah Sejak Dini

Ramadhan selalu membawa suasana yang berbeda. Bagi para siswa, bulan suci ini bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang belajar, bertumbuh, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Dalam semangat itulah Kepesantrenan Putra menghadirkan kegiatan Ramadhan Ceria (RC) 1447 H – Pesantren Kilat Ramadhan, sebuah program yang dirancang khusus untuk para siswa tingkat SD agar dapat merasakan indahnya Ramadhan di lingkungan pesantren. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 6 – 8 Maret 2026 ini diikuti oleh para siswa bersama para asatidzah dan panitia penyelenggara. Selama tiga hari, lingkungan pesantren terasa lebih hidup. Aula, ruang kelas, asrama, gedung humas, hingga berbagai sudut pesantren menjadi tempat para santri belajar, beribadah, dan berbagi kebahagiaan bersama. Hari-hari Ramadhan mereka diisi dengan kegiatan yang menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam. Para siswa bersama-sama melantunkan tilawah Al-Qur’an, mengikuti penyampaian materi keislaman, serta melaksanakan shalat berjamaah. Tidak hanya belajar secara teori, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan wudhu dan shalat dengan benar, sehingga ibadah yang mereka lakukan menjadi lebih memahami makna dan tata caranya. Namun Ramadhan di pesantren tidak selalu serius. Keceriaan juga menjadi bagian penting dalam perjalanan belajar para siswa. Berbagai kegiatan seperti games edukatif, Islamic games, Arabic fun, English fun, fun sport, serta kegiatan life skill menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membangun kebersamaan di antara mereka. Dalam kegiatan ini, para siswa juga mengikuti tes kemampuan menghafal Al-Qur’an serta Cambridge English Test, sebagai bagian dari upaya mengembangkan potensi mereka secara seimbang antara nilai-nilai keislaman dan kemampuan akademik. Selain itu, melalui kegiatan tour ma’had, para santri diajak mengenal lebih dekat lingkungan pesantren yang menjadi tempat mereka belajar dan bertumbuh. Bagi para orang tua, mungkin tidak setiap momen dapat disaksikan secara langsung. Namun di balik setiap kegiatan yang berlangsung, ada proses pembentukan karakter yang terus tumbuh. Di pesantren, anak-anak belajar tentang kedisiplinan, kebersamaan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap ibadah. Melalui Ramadhan Ceria 1447 H, diharapkan para siswa tidak hanya membawa pulang pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga membawa pulang nilai-nilai kebaikan yang akan mereka ingat sepanjang hidupnya. Karena sejatinya, Ramadhan bukan hanya tentang satu bulan ibadah, tetapi tentang menanamkan kebiasaan baik yang akan tumbuh bersama mereka di masa depan. Semoga langkah kecil para siswa hari ini menjadi awal dari perjalanan besar mereka dalam mencintai ilmu, ibadah, dan akhlak yang mulia.
Belajar Mandiri, Menemukan Sahabat Baru: Hangatnya Ramadaan Saeid di Ma’had Ar Rohmah Bogor

Ada momen dalam masa tumbuh anak yang mungkin terasa kecil, namun sesungguhnya sangat berarti. Momen ketika mereka untuk pertama kalinya belajar jauh sejenak dari orang tua, mencoba berdiri lebih mandiri, dan menemukan dunia baru yang sebelumnya belum pernah mereka kenal. Melalui program Ramadaan Saeid (Ramadhan Ceria), Ma’had Ar Rohmah Bogor membuka ruang bagi para siswa untuk merasakan pengalaman menjadi santri selama tiga hari dua malam, pada tanggal 6–8 Maret. Program pesantren kilat ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membentuk karakter dan menumbuhkan kecintaan kepada Islam sejak dini. Awalnya kegiatan ini diperuntukkan bagi siswa tingkat SD. Namun antusiasme yang begitu besar membuat panitia juga membuka kesempatan bagi beberapa peserta dari jenjang SMP yang ingin merasakan langsung kehidupan di pesantren. Suasana kegiatan pun semakin hidup dengan keterlibatan para santri panitia dari kelas 7 dan kelas 10 yang dengan penuh semangat membantu jalannya acara di bawah bimbingan para ustadzah. Bertempat di Kampus Ma’had Ar Rohmah Bogor, tepatnya di asrama lantai 3 dan Aula Gedung Kesekretariatan Humas, para peserta menjalani hari-hari mereka layaknya seorang santri. Mereka bangun bersama, beribadah bersama, belajar bersama, dan menjalani berbagai aktivitas yang membangun kedisiplinan serta kebersamaan. Bagi sebagian anak, berpisah sementara dengan orang tua tentu bukan hal yang mudah. Ada rasa rindu yang mungkin terselip di hati kecil mereka. Namun justru dari pengalaman sederhana itulah mereka mulai memahami betapa berharganya kehadiran keluarga. Mereka belajar bahwa di balik perpisahan singkat, selalu ada pelajaran tentang kemandirian dan kedewasaan. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai aktivitas yang tidak hanya seru, tetapi juga penuh makna. Mereka diajak memahami pentingnya adab dan akhlak seorang muslim, mengenal keseruan dunia sains melalui eksperimen cairan dan zat kimia, serta belajar Bahasa Inggris dan Bahasa Arab bersama guru bersertifikat Cambridge dan ustadzah lulusan Universitas Al-Azhar Mesir. Tidak berhenti di sana, para peserta juga diajak belajar life skill sederhana namun penting, seperti melipat baju sendiri, merapikan lemari, hingga menata tempat tidur. Hal-hal kecil yang mungkin terlihat sederhana, namun menjadi langkah awal untuk melatih kemandirian mereka. Salah satu momen yang paling menyentuh dalam rangkaian kegiatan ini adalah sesi muhasabah. Dalam suasana yang hening dan penuh refleksi, para peserta diajak merenung, mengenal diri mereka lebih dalam, serta mengingat kembali betapa besar kasih sayang Allah dan orang tua dalam kehidupan mereka. Kegiatan ini turut dibersamai oleh para pimpinan pendidikan Ma’had Ar Rohmah Bogor, di antaranya Wakil Direktur Pendidikan Ust. Marzan Safrudin, S.Pd.I., M.Pd., S.BA., C.M.BA., Kepala Sekolah Akademik Ustadzah Yuniar Wijayanti Wikaton, S.Pd.I., M.Pd., serta Kepala Kepesantrenan dan Diniyyah Putri Ustadzah Maya Taurussya Dewinta, S.Pd., Gr. Di akhir kegiatan, para peserta tidak hanya membawa pulang cinderamata berupa tote bag, mug, tumbler, serta buku saku kosakata dua bahasa, tetapi juga membawa pulang sesuatu yang jauh lebih berharga: pengalaman, keberanian untuk lebih mandiri, serta kenangan indah bersama teman-teman baru. Ramadaan Saeid bukan sekadar kegiatan pesantren kilat. Ia adalah perjalanan kecil yang mungkin akan selalu dikenang oleh para peserta—sebuah perjalanan untuk belajar, bertumbuh, dan memahami bahwa kebersamaan, persahabatan, serta nilai-nilai Islam adalah bekal berharga dalam kehidupan mereka.
Delegasi SMA Ar Rohmah Bogor IIBS Putra Raih Prestasi Membanggakan di IYEN 2025 Malaysia
Malaysia, 12–15 Januari 2026SMA Ar Rohmah Bogor IIBS Putra kembali menorehkan prestasi di kancah internasional melalui partisipasi dalam International Youth Excursion Network (IYEN) 2025 yang diselenggarakan di Malaysia. Kegiatan ini diikuti oleh 9 murid kelas X yang lolos seleksi ketat melalui ujian tulis dan wawancara, serta memperoleh pembiayaan khusus sebagai bentuk apresiasi atas kompetensi dan potensi mereka. Delegasi SMA Ar Rohmah Bogor IIBS Putra terdiri dari murid kelas X Cambridge dan X Academic sebagai berikut: Kelas X Cambridge:Aulia Adyaraka Kartiadi, Favian Dhiaa Alvaro, Farrel Rizky Satrya, King Faltalin Itrat, Mikail Ali, dan Muhammad Khalil Gibran Fazlur Rahman. Kelas X Academic:Alvaro Yusuf Safaraz, Muammar Nurrizki Abidin, dan Muhammad Arya Tsabiq. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai rangkaian program bertaraf internasional, di antaranya Culture Show Exchange, presentasi proyek kepemudaan berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), serta kunjungan akademik ke beberapa universitas terkemuka dunia di Malaysia, termasuk University of Malaya dan International Islamic University of Malaysia. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memperluas wawasan global, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta melatih kepercayaan diri murid dalam forum internasional. Alhamdulillah, partisipasi tersebut membuahkan hasil yang sangat membanggakan. Delegasi SMA Ar Rohmah Bogor IIBS Putra berhasil meraih sejumlah penghargaan, yaitu Juara 1 Best Innovation, Juara 2 Best Presentation Project, Juara 3 Video Innovation, serta Best Team. Prestasi ini mencerminkan kemampuan murid dalam berkolaborasi, berinovasi, dan menyampaikan gagasan secara sistematis dan persuasif di tingkat global. Dalam kegiatan ini, para murid didampingi oleh dua guru pendamping, yaitu Rizqi Rangga Aufar, S.E. dan Bahrul Muzaki, S.Pd. Alhamdulillah, salah satu guru pendamping, Rizqi Rangga Aufar, S.E., juga memperoleh penghargaan “The Best Leader” atas kepemimpinan, pendampingan, dan dedikasinya selama kegiatan berlangsung. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas peran strategis guru dalam membimbing dan menguatkan potensi murid, baik secara akademik maupun karakter. Partisipasi dan prestasi dalam IYEN 2025 ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para murid serta menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika SMA Ar Rohmah Bogor IIBS Putra untuk terus mengembangkan pendidikan yang berwawasan global, berakhlak mulia, dan berorientasi pada kontribusi nyata bagi masyarakat dan umat.
YIF (Youth Innovation Forum) by GYA dan Ar Rohmah Bogor IIBS
Bogor – SMP SMA Ar Rohmah Bogor International Islamic Boarding School (IIBS) berkolaborasi dengan Global Youth Action sukses menyelenggarakan kegiatan Youth Innovation Forum (YIF) 2026 bertema “Youth for the Future” pada 3–9 Februari 2026. Program internasional ini digelar di tiga negara sekaligus, yaitu Malaysia, Singapore, dan Thailand. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan wawasan global, kepemimpinan, serta inovasi yang berorientasi pada masa depan. Melalui forum ini, para peserta diajak untuk memahami peran strategis generasi muda dalam menjawab tantangan global, khususnya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Hadir sebagai narasumber utama, Danesh Prakash, seorang pakar SDGs sekaligus dosen UTM, memberikan motivasi kepada para peserta agar mampu menjadi agen perubahan. Dalam pemaparannya, ia menegaskan, “Be the youth that inspires others to realize 17 points SDGs.” Pesan tersebut menekankan pentingnya peran pemuda dalam menginspirasi dan mewujudkan 17 tujuan pembangunan berkelanjutan di berbagai bidang. Rangkaian kegiatan YIF berlangsung dinamis dan penuh semangat. Para peserta mengikuti berbagai agenda edukatif seperti forum diskusi, kunjungan institusi, serta sesi pengembangan kepemimpinan lintas budaya. Selain memperluas wawasan internasional, kegiatan ini juga melatih kemandirian dan kemampuan adaptasi peserta dalam lingkungan global. Salah satu peserta, Nadzifah Maksudina Putry dari Kelas VII Ar Rohmah Putri, mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. “Acaranya menyenangkan dan seru. Jadwalnya padat tapi seru. Meski jadwalnya sangat mepet dengan jadwal lain, tapi seluruh kegiatannya edukatif dan informatif. Juga sangat bisa menambah wawasan,” ujarnya. Melalui Youth Innovation Forum 2026, Ar Rohmah Bogor IIBS kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda berdaya saing global, berkarakter islami, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang inspiratif.
Kemeriahan Acara Edushphere ExhibitionSMP-SMA Ar-Rohmah IIBS Bogor

SMP-SMA Ar-Rohmah International Islamic School (IIBS) Bogor sukses menggelar acara Edushphere Exhibition 2025 dengan penuh keseruan. Acara yang merupakan proyek dari mata pelajaran Seni Budaya ini diikuti oleh 16 kelompok. Sebanyak 10 kelompok berasal dari jenjang SMP, sedangkan 6 kelompok lainnya berasal dari jenjang SMA. Setiap kelompok menampilkan dua karya sekaligus, yaitu infografik dan presentasi. Infografik dipamerkan di aula sehingga semua wali murid bisa melihat dan mengapresiasinya. Sedangkan, presentasi hanya bisa disaksikan oleh wali murid dari murid-murid yang sedang mempresentasikan karyanya di ruangan khusus ujian Edusphere. Exhibition yang mengangkat tema budaya dari berbagai wilayah Indonesia dan SDGS (Sustainable Development Goals) ini dibuka oleh Kepala Sekolah Akademik Putri Ar-Rohmah IIBS Bogor, Ustadzah Yuniar Wijayanti Wikaton, M. Pd. Kemudian, acara opening Exhibition pun dimulai pukul 08.00 WIB. Sementara, closing pada pukul 12.00 WIB diisi dengan pengumuman award. Untuk jenjang SMP, kategori Best Infographic diraih oleh kelompok 10 (Daerah Istimewa Yogyakarta), sedangkan kategori Best Presentation diraih oleh kelompok 8 (Papua). Adapun, untuk jenjang SMA, kategori Best Infographic diraih oleh kelompok 4 (Geopolitik), sedangkan kategori Best Presentation diraih oleh kelompok 6 (Glatzier). Seluruh murid, wali murid, maupun para guru terlihat begitu semangat dan antusias dalam mengikuti step by step dari acara ini sehingga waktu terasa berjalan sangat cepat tanpa terasa berat. Melalui acara ini, diharapkan para murid akan selalu termotivasi dalam meningkatkan kreativitas mereka dalam bidang seni.
Belajar Siapkan Masa Depan, Murid SMA Ar-Rohmah Bogor Putera Kunjungi Monash University

Santri Sekolah Menengah Atas (SMA) Ar-Rohmah Bogor Putera baru saja melakukan kunjungan penuh pembelajaran ke Monash University, Indonesia – BSD Campus. Pengalaman baik itu dilaksanakan pada Ahad, 26 Oktober 2025, dalam rangka hari pembukaan (Open Day) kampus berperingkat ke-36 QS World University Rangking 2026 tersebut. Monash University adalah universitas riset terkemuka asal Australia yang didirikan pada tahun 1958. Universitas ini dikenal secara global karena kualitas pendidikannya dan memiliki beberapa kampus di Australia, serta kampus internasional di Malaysia, dan yang para pelajar Ar-Rohmah Bogor kunjungi, di BSD, Tangerang, Indonesia. Rangkaian kegiatan sendiri dimulai sejak pukul 07:20 WIB di suasana sejuka pesantren Ar-Rohmah Bogor dengan pelaksanaan sholat Dhuha bersama. Setelah itu, para ustadz membuka secara resmi dan memberikan arahan bagi para murid kelas 10 SMA Ar-Rohmah Bogor dengan jumlah total 33 anak. Ustadz Wahyu Rishdyan, kepala sekolah SMA Ar-Rohmah Bogor Putera mengatakan dalam pembukaan, bahwa kunjungan ke Monash University tersebut akan menjadi pengalaman yang baik bagi seluruh rombongan. Tak langsung berangkat, para murid dan ustadz terlebih dahulu menikmati waktu membaca senyap (Silent Reading Session) di aula sekolah selama 20 menit. Silent Reading Session sendiri merupakan kegiatan rutin mingguan yang diadakan sekolah sebagai bagian dari Program Peningkatan Literasi. Tepat pukul 09:00 WIB, rombongan yang terdiri dari para murid SMA dan didampingi 13 orang ustadz tersebut pun berangkat. Tiba di Monash University, berbagai aktivitas menyambut. Para murid memilih sendiri dan menikmati berbagai rangkaian acara di keseluruhan area lantai 5 dan 6 gedung Monash University. Mulai dari presentasi tiap jurusan yang tersedia, konsultasi terkait pemilihan jurusan, hingga tur area kampus. Komunikasi antara rombongan dengan para staf dan pendidik Monash University, yang sebagiannya berasal dari Australia, kebanyakan dilakukan dalam bahasa Inggris. “It is interesting. We could explore a lot and learn to prepare for our future,” ujar para murid, yang antusias mengeksplorasi selama rangkaian acara. Kunjungan SMA Ar-Rohmah Bogor Putra ke Monash University sendiri berakhir pada pukul 15:00 WIB. Tapi, sekembalinya ke pesantren, rangkaian kegiatan sendiri belum akan berhenti. Para murid SMA, yang dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan program; Akademik, Cambridge, dan Timur Tengah dan Tahfizh, tak hanya membawa oleh-oleh pengalaman tapi juga kesempatan untuk membagikannya. Bergiliran, masing-masing kelompok mempresentasikan apa yang mereka dapat dari kunjungan yang menyenangkan ke Monash University tersebut ke hadapan para murid lain, adik-adik kelas mereka, berbagi aspirasi dan inspirasi. (Fida’ Ahmad S, 2025)
Empat Medali Perak Diboyong Ar Rohmah Bogor IIBS dalam Ajang iJURECON Malaysia 2025

Empat tim peneliti dari SMP-SMA Ar Rohmah Bogor International Islamic Boarding School (IIBS) sukses mempersembahkan karya terbaiknya dalam ajang Insan Junior Researcher Conference (iJURECON) yang diselenggarakan oleh Kolej Permata Insan, Universiti Sains Islam Malaysia, Nilai, Negeri Sembilan. Ajang tahunan bertemakan “Stream for a Better Future” tersebut menganugerahi masing-masing tim dari Ar-Rohmah Bogor satu buah medali perak. Total, ada empat medali perak yang berhasil diboyong Ar Rohmah IIBS Bogor setelah melalui seleksi ketat dalam presentasi karya yang dilakukan secara online pada Jumat, 10 Oktober 2025 lalu. Keempat tim peneliti muda yang berhasil menorehkan prestasinya di kancah internasional ini berisikan dua tim dari kelas VII dan dua tim dari kelas X. Tim pertama yang berasal dari kelas VII terdiri dari Arin Rahma Putri, Clemira Sanika Hadiprastowo, dan Ghazia Karissa Rhea Alfaribi yang mengusung judul penelitian “Designing a Mini Carbon Catcher: A Simple Plant-Based Air Filter for Classrooms”. Adapun, tim kedua yang juga berasal dari kelas VII terdiri dari Falihah Faizah Faqiah, Carinsa Akasyah, Jihan Almaira Qaireen, Mecca Hanania Rinanta, dan Thalita Philberty Islamy yang mengusung judul penelitian “Designing Batik Patterns Up Starnova Using the Concept of Geometric Transformations”. Sementara, tim ketiga yang berasal dari kelas X terdiri dari Almira Fahima Rahma, Ghadah Zarifah Nur Indrayanto, Kayla Zahira, Keola Gentari Ayu, Nurul Falah, dan Syaquirra Neysha Herdiana yang mengusung judul penelitian “The Influence of Eating Habits on Quran Memorization, Assessed Via the Jastrow Illusion in RPG Maker MV: A Case Study of Ar-Rohmah Bogor Students”. Sedangkan, tim keempat yang juga berasal dari kelas X terdiri dari Cheryl Lakeisha, Intan Ilmia, Zafiraisha Makena Panjaitan, Kirana Dhia Syarafana Harwan, Quinsha Adinda Musthafa, Filly Fatiyya, dan Talita Azaria Nada Zahira yang mengusung judul penelitian “Trump’s Tariff Policy According to Realism Theory in International Relations”. Melalui keempat medali perak yang berhasil diboyong oleh keempat tim di atas, Ar Rohmah Bogor IIBS berhasil membuktikan kualitasnya sebagai sekolah internasional kelas dunia. Salah satu pembina tim peneliti ajang iJURECON, yaitu Ustadzah Oktarina, S.Sos. memberikan tanggapannya terkait hal tersebut, “Alhamdulillah, perasaan saya saat tahu bahwa kami dapat medali perak itu senang. Semoga, ke depannya bisa meraih medali emas,”. Redaktur: Eneng Anita