Ramadhan Ceria 1447 H: Menumbuhkan Cinta Ibadah Sejak Dini

Ramadhan selalu membawa suasana yang berbeda. Bagi para siswa, bulan suci ini bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang belajar, bertumbuh, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Dalam semangat itulah Kepesantrenan Putra menghadirkan kegiatan Ramadhan Ceria (RC) 1447 H – Pesantren Kilat Ramadhan, sebuah program yang dirancang khusus untuk para siswa tingkat SD agar dapat merasakan indahnya Ramadhan di lingkungan pesantren. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 6 – 8 Maret 2026 ini diikuti oleh para siswa bersama para asatidzah dan panitia penyelenggara. Selama tiga hari, lingkungan pesantren terasa lebih hidup. Aula, ruang kelas, asrama, gedung humas, hingga berbagai sudut pesantren menjadi tempat para santri belajar, beribadah, dan berbagi kebahagiaan bersama. Hari-hari Ramadhan mereka diisi dengan kegiatan yang menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam. Para siswa bersama-sama melantunkan tilawah Al-Qur’an, mengikuti penyampaian materi keislaman, serta melaksanakan shalat berjamaah. Tidak hanya belajar secara teori, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan wudhu dan shalat dengan benar, sehingga ibadah yang mereka lakukan menjadi lebih memahami makna dan tata caranya. Namun Ramadhan di pesantren tidak selalu serius. Keceriaan juga menjadi bagian penting dalam perjalanan belajar para siswa. Berbagai kegiatan seperti games edukatif, Islamic games, Arabic fun, English fun, fun sport, serta kegiatan life skill menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membangun kebersamaan di antara mereka. Dalam kegiatan ini, para siswa juga mengikuti tes kemampuan menghafal Al-Qur’an serta Cambridge English Test, sebagai bagian dari upaya mengembangkan potensi mereka secara seimbang antara nilai-nilai keislaman dan kemampuan akademik. Selain itu, melalui kegiatan tour ma’had, para santri diajak mengenal lebih dekat lingkungan pesantren yang menjadi tempat mereka belajar dan bertumbuh. Bagi para orang tua, mungkin tidak setiap momen dapat disaksikan secara langsung. Namun di balik setiap kegiatan yang berlangsung, ada proses pembentukan karakter yang terus tumbuh. Di pesantren, anak-anak belajar tentang kedisiplinan, kebersamaan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap ibadah. Melalui Ramadhan Ceria 1447 H, diharapkan para siswa tidak hanya membawa pulang pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga membawa pulang nilai-nilai kebaikan yang akan mereka ingat sepanjang hidupnya. Karena sejatinya, Ramadhan bukan hanya tentang satu bulan ibadah, tetapi tentang menanamkan kebiasaan baik yang akan tumbuh bersama mereka di masa depan. Semoga langkah kecil para siswa hari ini menjadi awal dari perjalanan besar mereka dalam mencintai ilmu, ibadah, dan akhlak yang mulia.

Belajar Mandiri, Menemukan Sahabat Baru: Hangatnya Ramadaan Saeid di Ma’had Ar Rohmah Bogor

Ada momen dalam masa tumbuh anak yang mungkin terasa kecil, namun sesungguhnya sangat berarti. Momen ketika mereka untuk pertama kalinya belajar jauh sejenak dari orang tua, mencoba berdiri lebih mandiri, dan menemukan dunia baru yang sebelumnya belum pernah mereka kenal. Melalui program Ramadaan Saeid (Ramadhan Ceria), Ma’had Ar Rohmah Bogor membuka ruang bagi para siswa untuk merasakan pengalaman menjadi santri selama tiga hari dua malam, pada tanggal 6–8 Maret. Program pesantren kilat ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membentuk karakter dan menumbuhkan kecintaan kepada Islam sejak dini. Awalnya kegiatan ini diperuntukkan bagi siswa tingkat SD. Namun antusiasme yang begitu besar membuat panitia juga membuka kesempatan bagi beberapa peserta dari jenjang SMP yang ingin merasakan langsung kehidupan di pesantren. Suasana kegiatan pun semakin hidup dengan keterlibatan para santri panitia dari kelas 7 dan kelas 10 yang dengan penuh semangat membantu jalannya acara di bawah bimbingan para ustadzah. Bertempat di Kampus Ma’had Ar Rohmah Bogor, tepatnya di asrama lantai 3 dan Aula Gedung Kesekretariatan Humas, para peserta menjalani hari-hari mereka layaknya seorang santri. Mereka bangun bersama, beribadah bersama, belajar bersama, dan menjalani berbagai aktivitas yang membangun kedisiplinan serta kebersamaan. Bagi sebagian anak, berpisah sementara dengan orang tua tentu bukan hal yang mudah. Ada rasa rindu yang mungkin terselip di hati kecil mereka. Namun justru dari pengalaman sederhana itulah mereka mulai memahami betapa berharganya kehadiran keluarga. Mereka belajar bahwa di balik perpisahan singkat, selalu ada pelajaran tentang kemandirian dan kedewasaan. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai aktivitas yang tidak hanya seru, tetapi juga penuh makna. Mereka diajak memahami pentingnya adab dan akhlak seorang muslim, mengenal keseruan dunia sains melalui eksperimen cairan dan zat kimia, serta belajar Bahasa Inggris dan Bahasa Arab bersama guru bersertifikat Cambridge dan ustadzah lulusan Universitas Al-Azhar Mesir. Tidak berhenti di sana, para peserta juga diajak belajar life skill sederhana namun penting, seperti melipat baju sendiri, merapikan lemari, hingga menata tempat tidur. Hal-hal kecil yang mungkin terlihat sederhana, namun menjadi langkah awal untuk melatih kemandirian mereka. Salah satu momen yang paling menyentuh dalam rangkaian kegiatan ini adalah sesi muhasabah. Dalam suasana yang hening dan penuh refleksi, para peserta diajak merenung, mengenal diri mereka lebih dalam, serta mengingat kembali betapa besar kasih sayang Allah dan orang tua dalam kehidupan mereka. Kegiatan ini turut dibersamai oleh para pimpinan pendidikan Ma’had Ar Rohmah Bogor, di antaranya Wakil Direktur Pendidikan Ust. Marzan Safrudin, S.Pd.I., M.Pd., S.BA., C.M.BA., Kepala Sekolah Akademik Ustadzah Yuniar Wijayanti Wikaton, S.Pd.I., M.Pd., serta Kepala Kepesantrenan dan Diniyyah Putri Ustadzah Maya Taurussya Dewinta, S.Pd., Gr. Di akhir kegiatan, para peserta tidak hanya membawa pulang cinderamata berupa tote bag, mug, tumbler, serta buku saku kosakata dua bahasa, tetapi juga membawa pulang sesuatu yang jauh lebih berharga: pengalaman, keberanian untuk lebih mandiri, serta kenangan indah bersama teman-teman baru. Ramadaan Saeid bukan sekadar kegiatan pesantren kilat. Ia adalah perjalanan kecil yang mungkin akan selalu dikenang oleh para peserta—sebuah perjalanan untuk belajar, bertumbuh, dan memahami bahwa kebersamaan, persahabatan, serta nilai-nilai Islam adalah bekal berharga dalam kehidupan mereka.

Ar-Rohmah Bogor – Pesantren Internasional – Comprehensive Islamic Education

Informasi

PENDAFTARAN

Isi Formulir Pendaftaran secara online sesuai dengan jenjang yang diinginkan, inden mulai sekarang untuk pendaftaran tahun ajaran yang akan datang

2026. Ma’had Ar-Rohmah Bogor. All Rights Reserved.